Catatan Ide

Masukan dari Januari 2008

Mars SMAN 21 Bandung

24 Januari 2008 · & Komentar

Kami pelajar SMA 21
Selalu siap dan siaga
Menuntut ilmu bagi masa depan ku
yang berguna bagi hidupku

Berjiwa satria menggalang persatuan
kan ku junjung tinggi panjimu
kan ku tambatkan seluruh harpan padamu
SMA Negeri 21

Bagi rekan-rekan alumni SMA 21 Bandung, tolong ingetin kalo ada kalimat yang ngak benar di atas, apalagi yang dicetak tebal, terus terang saya lupa-lupa ingat (banyak lupa nya daripada ingatnya :) )

Waktu itu lagi semangat-semangatnya menyanyikan mars almamater di acara pengenalan sekolah, setiap siswa baru SMA pasti merasakan hal itu, memasang bet almamater di lengan baju sebelah kanan, pakai bet OSIS di saku baju depan dan tak lupa menyematkan lencana almamater di kerah sebelah kanan, Jadul…..

Teman-teman lulusan tahun 1993, dimana kalian??? exs Kelas 1-1, dan 3 Fisika, Willy, Firman, Faisal Riza, Badru Salam, Dadan, Irwan, Siti (kita pernah ketemu waktu itu di tegallega ya!), Weni, Sri Utami (imut), Herlika (sobat sebangsa dan setanah air), Tedi, Rudi (anak kosambi), Rinaldi si bocah Riau, Rusnanda si striker hebat, Iyan. Yang belum ke absen kasih comment dunk. All of you.. yuk kita reunian!

Kategori: Catatan Kecil

Stasiun Malabar Riwayatmu Kini

23 Januari 2008 · & Komentar

Berikut artikel tambahan untuk melengkapi tulisan Halo Halo Bandoeng. Artikel ini dikutip dari http://klik-galamedia.com, selamat menyimak.

KAWASAN Bandung Selatan ternyata benar-benar menjadi surga bagi para wisatawan. Bukan hanya keindahan alam dan geografinya yang menjadi daya pikat, sejarah yang tersimpan di sana pun ternyata menjadi sesuatu yang dicari.

Ya, Bandung Selatan ternyata banyak menyimpan sejarah. Dari daerah Bandung Selatan ini tonggak sejarah bangsa Indonesia banyak dilahirkan. Namun hal ini tidak disadari banyak oleh masyarakat. Bukan itu saja, pemerintah pun berlaku seperti itu, Bandung Selatan hanya dijadikan bagian dari sejarah.

Perlu diketahui, dari daerah Bandung Selatan inilah sejarah teknologi radio atau radio gelombang pendek lahir dan menghubungkan dua negara dari dua benua. Dulu, di Bandung Selatan khususnya di Gunung Puntang Kec. Banjaran, pernah berdiri Stasiun Malabar yang sempat terkenal di masa penjajahan kolonial Belanda dan Jepang. Gunung Puntang yang masuk kawasan kaki Gunung Malabar ini, memang menawarkan sejuta keindahan bagi pengunjung.

(lagi…)

Kategori: Artikel

Strategi Setan Menjerumuskan Manusia

22 Januari 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Tulisan ini merupakan hasil rangkuman Pengajian Majelis Percikan Iman sekitar tahun 2003, di Divlat Telkom Divre III, Geger Kalong Girang Bandung. Catatan nya hilang dan Alhamdulillah rekan Nana Yahya memposting Rangkuman ini di Milis Daarut Tauhiid. Semoga bermanfaat.

Strategi Setan Menjerumuskan Manusia

Sebelum kita mengetahui strategi setan menjerumuskan
manusia, ada baiknya terlebih dahulu mengetahui Visi
dan Misi setan.
Visi setan adalah memperbudak manusia dan Misi setan
mengkondisikan manusia lupa kepada Alah SWT.

Adapun strategi setan untuk mewujudkan visi dan
misinya adalah sbb :

1. Waswasah
Waswasah artinya membisikkan keraguan pada manusia
ketika melakukan kebaikan atau amal sholeh. Saat
kumandang azan subuh dan tubuh kita masih dililit
selimut, terbersit dalam pikiran kita, “Nanti lima
menit lagi”. Ini adalah waswasah. Kenyataannya bukan
lima menit tapi satu jam, akhirnya Sholat Shubuh
terlambat bahkan tidak sholat.

2. Tazyin
Tazyin artinya membungkus kemaksiatan dengan
kenikmatan. Segala yang berbau maksiat biasanya
terlihat indah, Misalnya, mengapa orang yang
berpacaran lebih mesra daripada suami-istri?
Jalan-jalan saat pacaran lebih mengesankan daripada
setelah menikah. Ini karena ada unsur tazyin. Pacaran
itu maksiat, sementara nikah itu ibadah. Maksiat
disulap oleh setan sehingga terasa lebih indah, nikmat
dan mengesankan. Inilah yang disebut strategi tazyin.

3.Tamanni
Tamanni artinya memperdaya manusia dengan khayalan dan
angan-angan. Pernahkan terbersit niat akan Shalat
Tahjud saat merebahkan badan di tempat tidur? Namun
pada jam tiga saat wekwr berbunyi, kita cepat-cepat
mematikannya lalu meneruskan tidur.
Pernahkan kita ingin bertobat? Namun pada sat maksiat
ada di depan mata, kita tetap saja melakukannya.
Ironisnya ini berlangsung berkali-kali. Inilah yang
disebut strategi tamanni.

4. A’dawah
A’dawah artinya berusaha menanamkan permusuhan. Setan
berikhtiar menumbuhkan permusuhan di anatara manusia.
Biasanya permusuhan berawal dari prasangka buruk.
Supaya manusia bermusuhan, setan biasanya menumbuhkan
prasangka buruk.Karena itu waspadai kalau kita
berprasangka buruk pada orang lain, sesungguhnya kita
telah terperangkap strategi setan.

5. Takwif
Takwif artinya menakut-nakuti. Pernahkah merasa takut
miskin karena menginfakkan sebagian harta, takut
disebut sok alim karena datang ke majelis taklim?
Kalau kita pernah merasakannya, inilah strategi
takhwif.

6. Shaddun
Shaddun artinya berusaha menghalang-halangi manusia
menjalankan perintah Allah dengan menggunakan berbagai
hambatan. Pernahkah anda merasa malas saat mau
melakukan sholat, atau mengantuk saat membacaAl Qur’an
meskipun sudah cukup tidur? Ini adalah gejala shaddun
dari setan.

7. Wa’dun
Wa’dun artinya janji palsu. Setan berusaha membujuk
manusia agar mau mengikutinya dengan memberikan
janji-janji yang menggiurkan. Akhirnya manusia
mempercayainya. Misalnya, banyak kasus seorang wanita
menyerahkan dirinya pada sang pacar karena dijanjikan
akan dinikahi, namun setelah hamil sang pacar
meninggalkannya begutu saja. Dia tidak mau bertanggung
jawab. Inilah contoh wa’dun atau janji palsu dari
setan.

8. Kaidun
Kaidun artinya tipu daya. Setan berusaha sekuat tenaga
memasang sejumlah perangkap agar manusia terjebak.
Pernahkah saat diberi tugas, kita berpikir nanti saja
mengerjakannya krn waktu masih lama? Ternyata setelah
dekat waktunya kita mengerjakan asal-asalan dan
tergesa-gesa sehingga hasilnya tidak optimal atau ada
kemunginan pada waktu yang ditentukan pekerjaan tidak
selesai. Strategi ini disebut kaidun.

9. Nisyan
Nisyan artinya lupa. Sesungguhnya lupa itu adalah hal
yang manusiawi. Lupa memang sesuatu hal yang
manusiawi, tetapi setan berusaha agar manusia
menjadikan lupa sebagai alasan untuk menutupi tanggung
jawab. Pernahkan kita lupa menunaikan janji? lupa
sholat? Kalau sesekali itu bisa disebut manusiawi,
tetapi kalau sering dilakukan berarti terjebak
strategi nisyan.

Demikian ringkasan tentang strategi setan. Semoga kita
dapat mencermati dan berusaha agar tidak terjebak
strategi setan laknatullah (setan yang dilaknat Allah)

Sumber :
Judul Buku : Strategi setan menjerumuskan manusia
(Menelanjangi strategi jin)
Pengarang : Ustadz Aam Amiruddin

Kategori: Artikel · Catatan Kecil

Halo Halo Bandoeng

21 Januari 2008 · & Komentar

Pernahkah anda ke Gunung Puntang, sebuah kawasan pegunungan di Selatan Bandung, sebenarnya terdiri dari 3 gunung, yaitu Gunung Halimun, Gunung Malabar dan Gunung Puntang. Tapi kawasan wisata disana lebih terkenal dengan nama Gunung Puntang.

Pertama kali penulis menginjakan kaki di sana sekitar tahun 1995, alamnya indah, dihiasi pepohonan pinus, sungai yang mengalir diantara sela-sela bukit. Banyak orang menjadikan tempat itu sebagai tempat perkemahan dan ajang untuk hiking. Tampak dari lebah gunung itu cekungan Bandung yang bila dilihat pada malam hari akan tersaji kerlap kerlip lampu di Kota Kembang itu.

Yang jadi pertanyaan yang menggelitik saat itu, banyak terdapat reruntuhan bangunan, bangunan apakah ini ?. Di reruntuhan paling atas dari kawasan itu terdapat sebuah kolam yang diberi nama “Kolam Cinta”. Mungkin karena kolam tersebut berbentuk hati.

Akhirnya pertanyaan tersebut terjawab setahun yang lalu (2007) setelah membaca artikel di sini. Rupanya bangunan tersebut merupakan bekas pemancar Radio yang digunakan untuk komunikasi pertama kali antara Belanda dan tanah jajahan nya di Hindia Belanda yang dirintis oleh Dr. de Groot, seorang sarjana teknik lulusan Universitas Delft di Belanda. Dalam uji coba nyam, kalimat yang terdengar pertama kali dari negara Kincir angin itu adalah “Halo Halo Bandoeng”, sehingga menginspirasi Ismail Marzuki untuk menggubah lagu pembangkit semangat “Halo Halo Bandung”. Gambar dibawah merupakan brosur Station Radio malabar yang beredar di Eropa sekitar tahun 1928.

Saya boleh katakakan, Satasiun Radio Malabar merupakan sebuah mega proyek pemerintah Hindia Belanda saat itu. Betapa tidak!, proyek yang memiliki keunikan berupa ide dan telkonologi yang pada zamannya merupakan hal yang luar biasa. Diantara keunikan nya adalah :

Kategori: Catatan Kecil · Pangalengan

Malas…las…las…

17 Januari 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Penyakit yang satu ini kambuh lagi, hari ini bawaan nya males banget, malas ngapa-ngapin. Ada yang punya obatnya nga ?

Some Body Help Me….!!!

Kategori: Catatan Kecil