Catatan Ide

Masukan dari April 2009

Si Pipit ikut lomba baca puisi

30 April 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

KARTINI KECIL

jilbab_kartun_lucu

Kini ku ikut jejakmu
Menuntut ilmu tiada jemu
Ku suka baca buku
Agar jadi manusia berilmu

Aku Kartini kecil bangsa ini
Ingin bangkit membela negeri
Tak lupa berdoa dan mengaji
Bersyukur atas karunia yang diberi

RADEN AJENG KARTINI

prangko_ra_kartini

Engkau seorang wanita desa
Anak bupati yang berkuasa
Kau tak mau dihina
Bangkit membela harkat wanita

Kau wujudkan impian
Demi hidup di masa depan
Kau buat karya dalam tulisan
Habis gelap terbitlah terang

Kategori: Catatan Kecil

Kajian daya dukung usaha peternakan sapi di Pangalengan

3 April 2009 · & Komentar

Oleh: Arwi Yudhi Koswara Departemen Teknik Planologi-ITB Dibuat: 2003-06-26 , dengan 1 file(s).

Keywords: Daya dukung,Sumberdaya manusia,Fasilitas,Pangalengan,Peternakan Subject: Sumberya Manusia,Sumberdaya

Alam,Ekonmi Wilayah Heading: Pengembangan Wilayah dan Perdesaan Pembangunan umumnya didukung oleh adanya sumber daya yang ada di suatu wilayah. Pemanfaatan sumber daya dapat berubah menjadi exploitasi sumber daya apabila kegiatan melampaui batas maksimum daya dukungnya (Susetyo, 1990). Berdasarkan adanya pengetahuan tentang daya dukung sumber daya, dapat dihitung seberapa besar suatu kegiatan dapat ditampung di suatu wilayah. Kajian daya dukung usaha peternakan sapi perah di Pangalengan (lagi…)

Kategori: Artikel · Pangalengan · Ternak

Ipah Datipah dan Pemanfaatan Limbah Susu

3 April 2009 · 1 Komentar

IPAH Datipah (59) tidak pernah mengira bahwa usaha permen karamel yang dirintisnya melalui pemanfaatan limbah susu akan mengantarkannya meraih gelar Upakarti. Bisnis ini pula yang menggiringnya untuk memiliki pabrik yang menyerap puluhan tenaga kerja.

Akhir tahun 1969 wanita kelahiran 27 Agustus 1945 ini memulai usaha pembuatan permen karamel dengan menyisihkan uang belanja harian dari suaminya, Ismail. Ia membeli limbah susu dari beberapa peternak di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

“Waktu itu susu sapi murni belum banyak dikonsumsi orang sehingga banyak terbuang. Lalu saya iseng-iseng memanfaatkan susu yang tersisa untuk membuat permen karamel. Ternyata, permen buatan saya dibeli orang,” tutur Ipah tentang awal usahanya.

Seiring dengan mengalirnya pesanan permen karamel, wanita tamatan SD Pangalengan ini memperluas penjualan permennya ke warung-warung hingga ke pasar. Susu murni tidak lagi dibelinya secara tersebar dari peternak-peternak sapi, melainkan dari Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.

Bahan dasar pembuatan permen karamel berupa susu cair dan gula pasir. Dalam seminggu, Ipah menghabiskan sekitar 30 liter susu sapi, dengan harga susu sekitar Rp 20 per liter.

(lagi…)

Kategori: Artikel · Catatan Kecil · Pangalengan