Atas Nama “Cinta”

Seperti biasa setiap Rabu saya pulang ke Purwakarta, naik bis Maya Raya dari arah Bogor di Jatibeuning, tanpa sengaja mendengar percakapan seorang wanita dengan seseorang lewat handphone nya, dari cara bicara wanita itu bisa dipastikan lawan bicara nya adalah seorang pria karena diapanggil “Aa”, bila saya tidak salah tangkap kurang lebih isi pembicaraan nya adalah si wanita baru saja pulang medical check up untuk memeriksa kandungannya, dan ternyata postive, si wanita tidak merasa siap untuk mempunyai keturunan, karena selain dia belum menikah, dia bilang malu. Tidak jelas siapa pria dalam telepon itu, yang jelas si wanita minta pertanggung jawaban dari pria itu, Nah… lo.

Karena tidak merasa siap, wanita itu mengatakan akan “mengeluarkan” (menggugurkan kandungan nya). Sejenak merinding saya mendengar kalimat itu, tega sekali, tindakana seperti itukah yang mengatasnamakan “Cinta”, Demi Allah, cinta tak sehina itu, cinta itu agung dan suci😦 . Padahal menurut saya itu atas nama “nafsu“. Coba anda lihat contoh kasus di situs aborsi.org, melihat photo nya sendiri saya ngak tega.

Please…. jangan mengkambing hitamkan Cinta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s