Wadjah Pangalengan Tempoe Doeloe (2)

Pada seri 2 ini saya khususkan untuk Situ Cileunca, sebuah danau buatan yang pernah saya bahas disini. Situ Cileunca merupakan salah satu komponen mega proyek Radio Station Malabar, Proyek utama nya sendiri sudah dihancurkan pada zaman perang kemerdekaan karena dianggap sebagai tempat mata-mata.

Masih seperti seri pertama, sumber nya saya ambil dari kitlv.nl dan disini. Ada yang jelas, ada pula yang buram dan kecil.

Het meer van Tjileuntja, in de buurt van De Friesche Terp (Circa 1930)

Photo udara Situ Cileunca, Danau Cileunca dalam wilayah De Friesche Terp. De Friesche Terp merupakan sebuah perusaahaan peternakan susu sapi perah (melkveeboerderij) di Pangalengan milik veearts B. Vrijburg. Tampak dalam photo, air di danau masih belum penuh, diperkirakan danau ini masih dalam tahap konstruksi.

Waterbouwkundige constructie in het meer Sitoe Tjileuntja (25-12-1930)

Pembangunan pengontrol ketinggian air (Waterbouwkundige) di sisi sebelah timur Situ Cileunca, air yang keluar dari kontrol itu mengalir ke Sungai Palayangan yang kemudian digunakan untuk menggerakan turbin di PLTA Plengan. Sungai Palayangan sendiri menurut info bisa dijadikan ajang rafting, wah.. saya sendiri yang besar di sana ngak peranah rafting tuh.. gimana nih🙂

Groepsportretje aan de oever van het meer van Sitoe Tjileuntja nabij Pengalengan, West Java (April 1917)

Het meer Sitoe Tjileuntja nabij Pengalengan ten zuiden van Bandoeng op West- Java (April 1917)

Het badhotel Tjileuntja aan het meer van Tjileuntja (1933)

Het meer Tjileuntja nabij Pengalengan in West-Java (01/1918)

Dari dulu Situ Cileunca sudah dijadikan tempat wisata, tampak dalam photo bule-bule yang sedang konkow-kongkow di pinggir danau, terdapat juga hotel peristirahatan di bibir danau. Bisa anda baca dari cerita Tante Do dan Oom Huug Bosscha tentang banyak perusahaan bungalow (bungalowbedrijf) di sekitar cileunca.

Bila anda masih penasaran bagaimana visualisasi Situ Cileunca zaman dulu, bisa dilihat di video streaming berjudul ‘Tjileuntja’. Irrigatiewerken aan het meer’, West-Java.

6 responses to “Wadjah Pangalengan Tempoe Doeloe (2)

  1. Wah, langsung merinding lihat cileunca jaman dulu
    langsung terkesima dan sekaligus bangga ternyata
    dikampung halaman tempat kelahiran saya teh
    begitu sangat bersejarah.

  2. luar biasa sekali bukan pencapaian yang telah mereka (para bule dari seberang lautan sana) hasilkan di bumi priangan ini. Mampukah kita melestarikannya?….

  3. asa waas nya pak,

  4. Assalamu’alaikum
    kalo referensi lain tentang Cileunca ada nggak yah???
    Kami mau mengamati sumberdaya ikan disana, smoga bisa menjadi lokasi wisata serta sumber mata pencaharian penduduk sekitar.
    terima kasih

  5. wah……. amazing aQ asli dari pangalengan..
    .,v baru tau sejarah cileunca’x..!! ^_^ amazing..!!

  6. Apakah De Friesche Terp sama dgn Friesche Vlag atau Frisian Flag? Kebetulan saya sedang riset mengenai 90th Susu Bendera/Frisian Flag. Apakah kamu punya catatan soal ini? Thx, Tarie

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s