Menyusuri Jejak si Tuan

Hari kedua lebaran, kami bertiga berniat menyusuri jejak-jejak sepak terjang si Tuan (Bosscha) dalam merintis perkebunan teh di daerah Malabar.

Rute Petama, menuju Situ Gede, ngak tahu tempat ini ada hubungan nya ngak dengan si Tuan, tapi tempat nya indah sekali, sayang untuk dilewatkan.

Rute Kedua, Gunung Nini. Konon katanya si Tuan sering ke tempat ini untuk mengamati ke seluaruh wilayah perkebunan

Rute Ketiga, Wisma Malabar. Tempat si Tuan mengkoordinir semua aktivitas perkebunan, sekaligus tempat beristirahat. Bila ada yang berminat, villa ini bisa disewa dengan sebelumnya menghubungi pengurus PTP Nusantara VIII.

Rute Keempat, Tempat peristirahatan si tuan yang terakhir, sempat berbincang-bincang dengan kuncen kuncen mengenai kegiatan sehari-harinya menerima pengunjung kuburan, cerita legenda si Tuan. Setelah ditelusuri silsilah si Kuncen akhirnya ia berujar “Aki akang teh Bapak Tamim, simkuring kantos ngawulaan ka anjeuna, sok geura taroskeun ka bojo na!“. Rupanya sang kuncen bekas anak buah kakek.

2 responses to “Menyusuri Jejak si Tuan

  1. Kang Didin,
    Abdi kantos sababaraha kali jalan2 kukurilingan di Malabar, endah pisan, teu bosen2 kang ……….
    Abdi parantos nyerat di MP akang, punten kumawantun.
    Hatur nuhun

  2. kang, uih ka pangalengan iraha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s